Jumat, 10 Desember 2010
Kemana Kuliah Apoteker nanti?
Oopss.. Sarjana saja belum selesai, tapi itu memang menjadi pemikiran gw, Kemana gw melangkah selanjutnya?
Satu sisi, gw gw sudah kangen sama rumah, terutama di masa-masa penelitian, sampai-sampai lagu yang selalu gw putar adalah ‘Let me Go Home’ nya Michael Bubble..
Di sisi lain, gw sudah cinta sama kota ini. Walaupun kata para ahli akan ada Gempa Besar + Tsunami yang melanda wilayah ini, bagaimanapun juga disini gw belajar banyak hal. Sahabat, dosen2, junior2, uniang, om, sepupu2 gw, semuanya, berat rasanya kalo berpisah.
Di tahun satu, saat Gw ditanya tentang dimana melanjutkan program Apoteker nanti? Gw mantap menjawab kalo selanjutnya gw akan belajar di kota tempat gw dilahirkan.
Sekarang kalo ditanya lagi, gw akan mantap menjawab “ disini” .
Ya, di Padang.
Walaupun gw gak taw apaa gw dikasih kesempatan untuk kuliah Apoteker oleh yang Maha Kuasa.
Walaupun ada yang berpendapat bahwa di Pulau Seberang fasilitasnya lebih baik.
Tapi, gw sudah mantap, InsyaALLAH. Smoga ALLAH meridhai.
Dan tentunya keputusan ini sudah beberapa kali gw diskusikan kepada kedua orang tua gw.
Ya, untuk tahun-tahun ini gw ingin sekali menikmati hidup gw di sini.
Menjadi kakak yang baik untuk adik-adik sepupu gw,
Menjadi sahabat yang senantiasa bisa ada saat dibutuhkan,
menjadi senior yang baik,
menjadi anak yang berbakti buat uniang, om, nenek, tek wi dan mamak gw,
menjadi mentor yang baik (trutama bwt anak ceria RZ, pasti gw kangen sama kalian kalo sudah ga mengisi pembinaan lagi) ,
dan dimanapun gw, kehadiran gw bisa bermanfaat bagi orang lain, alam dan lingkungan,
dan semoga ALLAH meridhai langkah gw.. (aamiiin)
Sabtu, 06 November 2010
foto keluarga

Akhir-akhir ini, melihat foto keluarga adalah hiburan gw. Foto yang diambil pada tanggal 11 Januari 2009 menjadi tanggal sejarah bagi keluarga gw. Pada tanggal itu mama tepat berumur 52 tahun, uni walimahan, dan setelah beberapa tahun lamanya, keluarga nyokap gw kumpul lagi. Di tanggal itu juga, untuk pertama kali keluarga gw foto bersama lagi (sebelumnya sih udah di pernikahan keluarga abak, tapi ntah kemana fotonya tercecer)
..Home sweet Home..
Someone who gets homesick
Kamis, 21 Oktober 2010
Halo

Langit siang pada hari ini begitu indah. Penampakan "Halo" pada matahari menjadikannya istimewa. Halo adalah pembiasan cahaya mahatari oleh uap air di atmosfir sehingga terlihat seperti pelangi. So, ga sama dengan gerhana.
habis kuliah, teman gw sisil di sms adeknya kalo mataharinya beda. Emang beda. Dan sangat cantik. Tapi sayangnya, pas gw pulang, gw ngobrol-ngobrol dengan salah seorang dosen dari fakultas lain. Katanya orang Padang heboh karena takut akan terjadi gempa karena ada Halo ini. Teman gw menambahakn kalo ba'da gempa 30S yang lalu juga muncul fenomena Halo. Gw baru tw karna gw memang ga ngerasain. WALLAHU alam. Tapi gw sedih aja kalo fenomena istimewa ini dikait-kaitkan dengan kejadian yang lain.
Dan sekarang gw fokus ngeliat bulan dan bintang. Purnama yang indah.
(catatan hari ini: Langit yang Indah, AlhamduLILLAH, Thnx god for these eyes ^^)
Selasa, 28 September 2010
for self
Tidak jarang kita selalu mengharapkan ujung dari kerja yang kita lakukan berbuah hasil yang sempurna. Tanpa memandang cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan akhir tersebut.
Terkadang aku bingung. Mengapa manusia suka sekali menyalahkan. Tentang keadaan, tentang suatu kejadian, tentang akhir yang tidak indah, tapi tidak ada instropeksi di balik itu.
Terkadang aku bingung. Mengapa manusia suka sekali menangis, bukan berarti air mata tidak boleh dikeluarkan. Akan tetapi bukankah sia-sia bila hanya menangis tanpa makna.
Terkadang aku bingung. Mengapa manusia mudah sekali marah, tanpa tersadar luapan emosi tersebut melukai hati orang yang menyayanginya. Karenanya, hal sepele bagaikan segunung masalah.
Terkadang aku bingung. Mengapa manusia suka sekali terhasut. Dan membuat setan menari kegirangan karena perangkap yang dirancangnya telah SUKSES besar.
Akibat harapan yang tidak tercapai, manusia suka sekali menyalahkan.
SALAH, itu salah besar, jangan biarkan keadaan memerangkap kreativitas kita, tapi kreativitas kita lah yang merubah keadaan, karena kita punya potensi untuk membuat keadaan itu lebih baik.Aku paling benci mendengar keluhan… kita harus berbuat, baru kita bisa tahu apa hasilnya..
Mengapa takut harus mencoba?
Mengapa takut akan gagal ?
Jangan malas untuk memulai!!
(reminder, esp for self)
Beruntungnya...
Gw disekitar orang yang memahami sifat gw, bahkan gak segan untuk mengkritik gw bila salah. Gw suka itu.
Teman sekamar yang jujur kan sikap gw yang ga baik, jadi gw bisa intropeksi. Maklumlah, gw terkadang suka ga sadar akan di sekitar gw. Mungkin cocok di bilang “autis”, bukan berarti gw ga peduli, tapi terkadang gw terlalu lemot dan naif. Gw benci sifat gw yang satu ini.
Teringat pada waktu Hari Raya Idul Fitri 1431 H beberapa waktu yang lalu, sepupu-sepupu gw menemani gw kerja di Labor untuk penelitian. Hal yang ga lumrah. Saat itu gw sangat bersyukur karena sebelumnya gw sempat hopeless akan nasib penelitian gw. Pak satpam juga baik.. Pak Zul, Da Hen, yang mau bukain pintu gerbang ke labor pas hari raya dan libur. Walaupun sering juga gw dipegarahan (he45, gw lupa istilahnya dalam bahasa Indonesia). Mereka sangat baik.
Om tukang ayam. Bodohnya gw sampai gak tau nama om itu. Padahal kan gw suka minta empedu ayam buat penelitian gw juga. Selain gw dikasih gratis. Om itu juga ramah. Bahkan beliau mendukung gw dalam TA ini, member gw semangat dan wejangan-wejangan. Begitu pun bang patra dan tukang ayam lainnya. Terima-kasih.
Saat gw sendirian di labor, ada teman yang datang dan menemani. Bahkan terkadang nungguin gw hingga selesai. Saat itu gw jadi ga kesepian.
Pulang kerja bareng dengan teman-teman yang kerja di labor yang lain. Dari situ gw bisa tau perkembangan kerja kami masing-masing. Saling memberi semangat.
Sepupu-sepupu gw yang heboh. Walaupun terkadang gw jadi objek keusilan mereka. Uniang, om, yang yang sangat perhatian. Gw sangat sayang mereka.
Bersyukurnya gw di sekitar orang yang baik. Mungkin nama gw lebih cocok diganti artinya. Khairunnisa. Wanita yang dikelilingi orang yang baik.
Senin, 13 September 2010
4 hari di rumah sakit
Uniang tercinta di diagnosa infeksi pada usus buntu dan harus dioperasi. Jadinya rumah-sakit menjadi rumah gw yg ke-4 sekarang, setelah kos, rumah uniang dan kampus.
Sebenarnya kaki gw sudah gatal pengen menjelajah isi Rumah Sakit. Tetapi, karena bangunan rumah sakitnya sudah tua dan berumur lama, gw berusaha menahan rasa penasaran gw untuk berkeliling. Apalagi gw hanya dari sore sampai pagi ada disana, siangnya harus ke laboratorium bertemu anak-anak (=tikus) gw tercinta.
Ada banyak kejadian menarik disini. Yang jelas gw gak kesepian dan berusaha agar uniang juga ga kesepian. Karena selalu ada sepupu-sepupu gw yang memang heboh. Ada lagi menariknya. Rumah sakit ini banyak banget kucingnya, sangat banyak bahkan. Anehnya mereka nampak gendut-gendut dan segar bugar padahal kan domisilinya di Rumah Sakit. Pernah suatu kali, gw dan sarah (adek sepupu gw) pamit buat makan sahur di rumah makan depan RS, sekembalinya kami, uniang heboh bercerita tentang invasi keluarga kucing itu ke dalam ruangan.
Penegen nulis banyak tapi malas.. jadi sekian saja laporan tentang rumah sakit..