Sabtu, 30 April 2011
Kamis, 28 April 2011
3 months left
3 bulan lagi menuju keadaan sebenarnya. Rasanya ilmu gw belum cukup. Gw belum mampu. Perasaan tegang itu selalu muncul setiap dosen berkata :
“Bagaimana? Sudah siapkah konseling dengan pasien ?”
“Kalo pasien bertanya tentang cara pakai obat ‘ini’ bagaimana?”
“Mengapa pemilihan obat ‘ini’ lebih tepat?”
“Bagaimana bila obat yang diresepkan kurang tepat untuk pasien?”
“Mengapa pasien penyakit ‘ini’ tidak boleh diberikan obat ‘ini’?
Pertanyaan “bagaimana” dan “mengapa” itu selalu menari-nari di otak gw..
Mungkin gw hanya berfokus di bidang yang mengarah ke pharmaceutical care bukan industry. Hmmm.. semakin mendekati hari-H rasanya lebih deg-degan. Rasa gugup ini bahkan mengalahkan gugup gw saat mau ujian kompre sarjana.
3 bulan lagi.. Masih ada waktu.. Masih ada waktu
Jumat, 15 April 2011
Beautiful Sunset
Rabu, 13 April 2011
Crazy Little Thing Called Love
Back to film, secara garis besar film ini menceritakan tentang seorang gadis remaja yang kurang menarik awalnya menjadi berubah semakin cantik karena jatuh cinta dengan seniornya yang keren dan terkenal di sekolahnya. Secara materi, gadis ini termasuk kalangan menengah, dia terpisah dari ayahnya yang bekerja di Amerika untuk menghidupi keluarganya. Ayahnya berjanji untuk mengirimkan tiket ke Amerika kepada anak-anaknya bila berhasil menjadi rangking satu. Padahal sebelumnya dia hanya urutan ke-30, meskipun begitu dia sangat mahir dalama berbahasa inggris.
Dia jatuh cinta kepada senior yang popular di sekolahnya (si senior keren main bola dan hobi fotografi). Bersama gang-nya akhirnya dia mencoba mengikuti petunjuk-petunjuk cara menyatakan cinta dari sebuah buku yang mereka baca. Mulailah kelucuan-kelucuan dari usahanya agar tampil menarik dan menjadi di’kenal’ oleh seniornya. Lama kelamaan adik tersebut berkembang menjadi anak yang cantik dan popular di sekolahnya. Tanpa dia sadari, sebenarnya seniornya memperhatikannya dari awal. Namun mereka sama-sama saling memendam perasaan mereka masing-masing. Di penghujung kelulusan, gadis ini akhirnya menyatakan perasaannya kepada seniornya, namun senior tersebut sudah ada yang memiliki. Akhirnya gadis itu ke Amerika setelah berhasi rangking satu dan senior tersebut ke Bangkok untuk ikut klub bola. Sebelum berangkat ke Bangkok, si senior meletakkan sebuah buku di beranda rumah gadis tersebut. Manisnya, buku tersebut berisi foto-foto gadis tersebut dari kelas satu, foto saat rambut dia masih kasar, masih berkawat dan berkulit kusam hingga foto dia yang semakin manis. Foto saat gadis itu bermain drama,menjadi pemegang tongkat di marching band, sampai foto –foto kegiatan mereka bersama. 9 tahun kemudian mereka bertemu kembali di acara televisi, saat itu si gadis tadi sudah menjadi disainer terkenal dan seniornya sudah menjadi pemain bola sekaligus fotografer professional. Dan akhirnya happy ending deh (kayak di komik-komik).
Cerita ini menjadi menarik karena dikemas dengan persahabatan, perjuangan, mengajarkan untuk tidak meremehkan orang lain dan menjadikan “cinta“ sebagai inspirasi.
Gw jadi ingat masa-masa SMA dulu karena nonton film ini. Saat gw masih imut dulu, gw juga pernah suka sama teman gw. Bedanya gw saat itu malah berusaha menghindari perasaan gw tersebut. Di film itu, gadis tersebut suka gugup saat mw ngobrol sama seniornya, mungkin gw juga kayak gitu dulu. Kalo ngomong gugup, dikit-dikit suka senyum-senyum sendiri, dan yang paling nge-BT in yaitu tumbuh jerawat di pipi gw sebesar biji jagung, Ok lah, ga segede itu banget sich, tapi cukup membuat gw diledekin sama teman-teman gw. Dan malunya, lagi dengan tepat mereka godain gw kalo gw lagi jatuh cinta. Tentu aja gw ngelak (padahal itu kenyataan >.<).
Itu pertama kali bagi gw jatuh cinta, dan gw ga mau perasaan gw ini ganggu aktivitas gw. Jujur, gw jadi tambah semangat, tambah rajin, mungkin itu dikarenakan hormon baik gw meningkat saat gw jatuh cinta. Tapi, kadang-kadang juga suka loyo dan melamun (kalo yang ini mah karena kurang gizi mungkin). Kalo ada yang ngomongin teman gw yang gw suka tu, rasanya antenna gw langsung panjang berusaha menyerap informasi sebaik-baiknya. Dengar nama teman gw itu disebut aja suka deg-deg an. Gila rasanya.
Tapi saat itu juga, gw sedang belajar mencintai sang pencipta. Memang terlambat rasanya, gw baru belajar dari SMA. Tapi gw pengen menjemput hidayah itu. Iri rasanya saat melihat sahabat gw berkembang menjadi semakin dekat dengan ALLAH sedangkan gw masih sulit menata perasaan gw. Sebenarnya gw malu, porsi-NYA di hati gw semakin tersisihkan karena perasaan gw.
Gw pengen dicintai-NYA, tapi hati gw sendiri susah diatur..
Ada lirik nasyid yang menyentuh saat itu :
…Sering kita merasa taqwa.. tanpa sadar terjebak rasa.. tanpa sengaja mencuri-curi.. diam-diam ingkar hati.. (SNADA- Belajar dari Ibrahim)
AND SATU LAGI:
Tuhan dulu pernah aku menaruh simpati
Kepada manusia yang alfa jua buta
Lalu terseretlah aku di lorong gelisah
Luka hati yang berdarah kini jadi kian parah
Tuhan dosaku menggunung tinggi, tapi rahmat-MU melangit luas ……
Bila selangkah ku rapat pada-MU, seribu langkah KAU rapat pada-KU
(RAIHAN- Mengemis Kasih)
Sampai kuliah pun gw masih sulit menata hati gw. Bersyukurnya gw karena kuliah gw sangat jauh dengan teman gw tersebut. Menyebrang lautan. Dan karena kesibukan di kuliah, lama-lama gw jadi lupa dengan perasaan gw tadi..Film tadi itulah yang ingatin gw, he45..
Sampai sekarang gw masih belajar untuk meraih cinta-NYA. Memang gw ga pantas untuk itu, gw terlalu banyak lalai. Gw takut termakan cinta palsu yang membuat gw lalai dan berpaling dari-NYA.
Kalo diingat-ingat lagi, biarlah cerita cinta pertama gw seperti itu apa adanya. Menjadi kenangan tersendiri di memori ini.
“ Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan pabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal” (QS. Al-Anfal : 2)
Sabtu, 09 April 2011
stuck
Sepi. Gw beranjak ke kamar gw dan melihat jam kecil snoopy milik nevi, teman sekamar gw, 11.30 pm, ya ampun sadarlah gw kalo gw sudah membuang waktu. Dan sekarang, gw malah ngetik tulisan ini.Gw belum ngantuk dan ga boleh ngantuk dulu walau memang seharusnya tidur. Ini malam.
Hufffff….. sepertinya gw benar-benar bosan dan suntuk. Terjebak dengan kejenuhan.
Sabtu, 08 Januari 2011
Kamsa hamnida
Ketika aku berada di keterpurukan, ALLAH mengirimkan mereka untuk membantuku. Mungkin mereka tidak menyadarinya. Saat itu aku merasa hancur. Saat itu aku merasa berada di keadaan yang aku sendiri bertanya, “ada apa dengan diriku?”
Tapi aku sadar, aku tidak sendiri.
Mereka selalu memberiku semangat.
Melalui diskusi mereka memberiku nasihat. Aku tidak memintanya tapi aku mendapatkannya.
Melalui omelan mereka mengingatkanku. Lagi-lagi aku tidak memintanya tapi aku mendapatkannya.
Melalui canda dan tawa mereka memberiku semangat. Sekali lagi aku tidak memintanya tapi aku mendapatkannya.
Bersyukur aku punya mereka.
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And You finally see the truth that the hero lies in you
(Hero- Mariah Carey)
For my beloved bestfriends,
Kamsa hamnida.. semoga ALLAH snantiasa melindungi kita
