Jumat, 28 Juni 2013

Membedah Misteri Shalat Subuh

ISBN : 979-3653-08-6
Penulis : Dr. Raghib As-Sirjani
Penerbit: AQWAM Jembatan Ilmu 
Jumlah Halaman : 151 Halaman



Seorang penguasa Yahudi berkata, “Kami baru takut kepada umat Islam jika mereka telah melaksanakan shalat Subuh seperti melaksanakan shalat Jumat”

SHALAT SUBUH, SEBUAH UJIAN
Meskipun jumlah rakaatnya paling sedikit, jika dibandingkan dengan shalat wajib lainnya, shalat subuh memang terasa berat sekali. Banyak godaan untuk melaksanakannya. Dan yang paling besar di antaranya adalah ketika kita harus melawan rasa kantuk yang mendalam.
Apabila Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam meragukan keimanan seseorang, maka beliau akan menelitinya pada saat sholat subuh. Apabila beliau tidak mendapati orang tadi, maka benarlah apa yang beliau ragukan dalam hati.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya sholat yang paling berat bagi orang munafik adalah sholat Isya’ dan sholat subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya meskipun dengan merangkak. Sungguh aku ingin menyuruh untuk melaksanakan sholat, lalu sholat itu ditegakkan, lalu aku perintahkan seseorang untuk mengimami sholat bersama orang-orang. Kemudian beberapa lelaki berangkat bersamaku dengan membawa kayu bakar yang terikat, mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri sholat jamaah, sehingga aku bakar rumah mereka”.
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

“Sesungguhnya dua shalat ini (Subuh dan Isya’) adalah shalat  yang paling berat bagi orang munafik. Sesungguhnya, apabila mereka mengetahui apa yang ada dalam shalat Subuh dan Isya’, maka mereka akan mendatanginya,  sekalipun dengan merangkak”.   (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)

BATAS WAKTU SHALAT SUBUH
“Waktu Shalat Subuh dari terbit fajar sampai terbit matahari”. (HR. Muslim)
“Barangsiapa yang mendapatkan satu rekaat shalat Subuh sebelum terbit matahari, maka ia telah melaksanakan Shalat Subuh”. (HR. At-Tarmidzi).

SHALAT SUBUH MUSTAHILKAH?
Mustahil bagi saya untuk bangun shalat subuh sesungguhnya permasalahannya kembali pada kemauan atau tidak.

Renungan:
  • ALLAH tidak membebani hamba kecuali sesuai kadar kemampuannya.
  • Fenomena orang-orang Amerika“Saya banyak menjumpai orang2 Amerika di jalanan ketika saya pergi ke masjd untuk solat Subuh. Saya ulangi sekali lagi, SAYA PERGI, bukan SAYA PULANG. Maknanya, mereka mau bangun pagi-pagi sebelum Subuh tentunya untuk keperluan yang sangat penting. Saya pun berfikir, kira-kira apakah tujuan penting mereka sehingga mereka mahu bangun pagi-pagi sebelum jam 5 pagi dan memakai baju tidur? Untuk apa mereka keluar dalam keadaan cuaca yang sangat dingin menuju jalan-jalan raya? Tahukah anda? Ternyata mereka melakukan itu hanya untuk berjalan-jalan bersama anjingnya bagi menghirup udara segar di pagi hari”.
  • Kita tinggalkan orang-orang Amerika, namun tengok ke diri kita

MENAKAR NILAI SHALAT SUBUH

Keistimewaan-keistimewaan Shalat Subuh :
  •  Pahala Tanpa Batas
1.  Pahala shalat Malam Satu Malam Penuh
 Diriwayatkan Muslim dari Utsman bin Affan berkata, Rasullullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang shalat  Isya’ berjamaah maka seakan-akan dia telah shalat setengah malam. Dan Barngsiapa shalat Subuh berjamaah (atau dengan shalat Isya’ seperti yang tertera dalam hadits Abu Dawud dan Tirmidzi) maka seakan-akan dia telah melaksanakan shalt malam satu malam penuh”. (HR. Muslim)
2.   Sumber Cahaya di Hari Kiamat
Dari Buraidah Al-Aslami, ia berkata bahwa Rasullullah SAW bersabda:
“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat”. (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
3.   Surga yang Dijanjikan
Diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asyari, ia berkata Rasullullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang shalat dua waktu yang dingin maka akan masuk surga”.
(HR. Al-Bukhari)
  • Melihat ALLAH
Orang yang menjaga dua shalat, yaitu shubuh dan ashar maka akan mendapatkan keistimewaan melihat ALLAH di surga.
Dari Jarir bin Abdullah, ia berkata :
“Kami sedang duduk bersama Rasulullah, ketika melihat bulan purnama. Beliau berkata, ‘Sungguh kalian akan melihat Rabb kalian sebagaiman kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya.” Kemudian beliau berkata: “Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah dalam melakukan shalat sebelum terbit matahari dan shalat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
  • Siksa Pedih Bagi yang Meninggalkannya
  • Shalat Sunnah sebelum Subuh Lebih Mulia daripada Dunia Seisinya
Shalat fajar- yaitu shalat sunnah sebelum shubuh-  merupakan shalat sunnah yang paling banyak pahalanya dibandingkan shalat sunnah lainnya.
Diriwayatkan dari Aisyah, beliau berkata: “ Tidak ada shalat sunnah yang lebih diperhatikan Rasulullah selain shalat sunnah sebelum subuh”. (HR. Al-Bukhari)
Rasullullah SAW bersabda – yang diriwayatkan dari Aisyah:
“Dua rekaat fajar (shalat sunnah sebelum subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya”. (HR.Muslim)
  •  Perlakuan Khusus terhadap Shalat Subuh
  1. Shalat subuh merupakan salah satu shalat yang pertama kali diwajibkan atas kaum muslimin, di samping shalat Ashar.
  2. Adzan subuh berbeda dengan adzan pada shalat-shalat yang lain .
  3. Rasulullah memberikan doa khusus setelah shalat subuh yang berbeda dengan shalat yang lain.
  4. Rasulullah selalu menyuruh kaum muslimn untuk memendekkan bacaan waktu shalat, kecuali subuh.
  5. Bacaan khusus Rasulullah di hari Jumat pada waktu subuh.
  6. Pada rekaat pertam Rasulullah membaca surat As-Sajdah dan Surat Al-Insan pada rekaat kedua. Keistimewaan ini tidak terjadi pada shalat wajib yang lain.
  7. Shalat subuh tidak bisa di-qashar dan di-jama’ 
  • Waktu yang Menjadi Saksi
Allah mengagungkan waktu subuh di dalam Al-Quran, ia tidak pernah bersumpah dalam kitabNya dengan waktu shalat kecuali shubuh dan ashar.
“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.” (QS. Al-Fajr: 1-2)
  • Berada di Bawah Lindungan ALLAH
Diriwayatkan dari Jundab bin Sufyan, bahwa Rasullullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang menunaikan shalat subuh maka ia berada dalam jaminan ALLAH. Maka jangan coba-coba membuat Allah membuktikan janji-Nya. Barangsiapa membunuh orang yang menunaikan shalat shubuh, ALLAH akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka”.
(HR. Muslim, At-tirmidzi dan Ibnu Majah. Lafal diatas menurut riwayat Ibnu Majah)

  • Muara Ilmu dan Iman
Shalat subuh menjadi salah satu sarana penting dalam tarbiyah, karena shalat shubuh merupakan saat-saat ketika hati dan pikiran sedang jernih.

  • Latihan Harian bagi Ruhani
Rasulullah selalu menganjurkan untuk tetap tinggal di dalam masjid setelah shalat shubuh hingga waktu terbit matahari.
Diriwayatkan dari Anas bin malik, bahwa Rasullullah SAW bersabda:
“Barangsiapa mengerjakan shalat subuh dengan berjamaah kemudian duduk berzikir kepada ALLAH hingga terbit matahari, kemudian shalat dua rekaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah yang ditunaikan dengan sempurna... dengan sempurna... dengan sempurna!” (HR At-tirmidzi)
  
  • Penghapus Dosa Setengah Usia
  •  Berkah di Tiap Langkah
Rasulullah SAW menarik perhatian para sahabat dengan penyertaannya bahwa keberkahan itu ada di waktu pagi.Diriwayatkan dari Shakhr Al-Ghamidi, ia berkata bahwa Rasullullah SAW bersabda, “Ya ALLAH berkahilah umatku di waktu pagi.” (HR. At-tirmidzi, Abu Dawud, Ahmad dan Ibnu Majah).


SHALAT SUBUH, DI MATA SALAFUSHALIH

Ternyata dibalik pelaksanaan dua rakaat di ambang fajar, tersimpan rahasia yang menakjubkan baik dari sisi keimanan maupun dari sisi keilmuan. Banyak permasalahan yang, bila dirunut, bersumber dari pelaksanaan shalat Subuh yang disepelekan. Itulah sebabnya para sahabat Nabi berusaha sekuat tenaga agar tidak kehilangan waktu emas itu.
Pernah suatu ketika mereka terlambat shalat Shubuh dalam penaklukan benteng Tastar. “Tragedi” ini membuat sahabat semisal Anas bin Malik selalu menangis bila mengenangnya. Anas berkata, ”Buat apa Tastar? Sungguh shalat subuh telah berlalu dariku. Sepanjang usia, aku tidak akan bahagia seandainya dunia diberikan kepadaku sebagai ganti shalat ini.

TIPS MUDAH MENJALANKAN SHALAT SUBUH

  • Ikhlaskan niat hanya karena Allah, dan berikanlah hak-haknya
  • Bertekat dan introspeksilah diri setiap hari
  • Bertaubat dari dosa-dosa dan berniatlah untuk tidak mengulanginya kembali
  • Perbanyaklah membaca doa agar Allah memberi kesempatan untuk solat subuh
  • Carilah kawan yang baik
  • Latihlah untuk tidur dengan cara yang diajarkan Rasulullah (tidur awal, berwudhu’ sebelum tidur, miring ke kanan, berdoa) Sampaikanlah kepada orang lain gaya hidup anda yang baru
  • Menyedikitkan makanan sebelum tidur serta jauhilah teh dan kopi pada malam hari
  •  Tulis pengingat shalat subuh dan gantunglah di atas dinding
  • Bantulah dengan tiga bel (jam weker, telepon, bel pintu)
  • Ajaklah orang lain untuk shalat subuh dan mulailah dari keluarga anda.


DAHSYATNYA WAKTU SUBUH

 Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan malaikat.
 (QS. Al-Isra : 78)


Lalu... Apa yang menghalangi kita shalat subuh? Bukankah ia menjadi bagian yang begitu besar dibanding dunia?
 

Rabu, 19 Juni 2013

Ngapain ya saat mati lampu??


Akhir-akhir ini sering terjadi pemadaman listrik di Padang. Pemadaman listrik tersebut dilakukan bergilir di setiap area kota Padang. Tanya kenapa, saya tidak tau penyebabnya. Yang saya tau ketika listrik padam, lampu akan mati. Bila pemadaman listriknya pada malam hari, tentu suasana akan gelap gulita. Terima-kasih kepada perusahaan/penemu lampu emergency, cimporong dan lilin. Karenanya suasana gelap tadi akan diterangi oleh penerang alternatif yang dulunya masih digunakan oleh orang-tua kita.

Mati lampu terkadang bikin bingung. Tadinya mau belajar jadi susah, mau baca buku susah, mau beres-beres ga boleh. Mau gunting kuku, eh jangan nanti berdarah jarinya. So, daripada boring gelap-gelapan mungkin sedikit notes di bawah bisa kita lakuin pas mati lampu :

MERENUNG DAN BERZIKIR
Suasana yang tenang saat mati lampu, sunyi, temaram, syahdu, pas banget buat muhasabah diri. Merenung, me-rewind apa yang kita lakukan hari ini. Pastikan merenung bukan berarti bengong, terlebih lagi dengan pikiran kosong. Kalo kayak gitu nanti malah kesambet jadinya. So, iringi muhasabah kita dengan zikir kepada Yang Kuasa, berdoa dan intropeksi diri. Dengan begitu masa-masa mati lampu malah mendekatkan diri seorang hamba dengan Penciptanya.

MEMANDANG LANGIT
Kenapa begitu? saat mati lampu, suasana yang gelap akan memperlihatkan sisi indah dari langit yang jarang terperhatikan. Pada malam hari suasana menjadi gelap, itu sebabnya sinar bintang nampak terang. Namun, karena gemerlapnya malam hari oleh lampu-lampu gedung, pertokoan, jalan, bintang-bintang menjadi tidak terlalu nampak. Ketika mati lampu merupakan moment yang pas untuk menatap ke langit di malam hari yang cerah yang di penuhi bintang-bintang. Hal itu membuat kita sadar akan betapa kecilnya kita, betapa besarnya kekuasaan Tuhan yang telah menciptakan alam semesta dengan segala kesempurnaannya. Bareng teman atau keluarga memandang langit di malam hari bisa menjadi moment yang tak terlupakan.


MAIN BAYANGAN
Ini adalah kerjaan yang paling sering saya lakukan kalau mati lampu. Seru juga bermain tebak-tebakan dengan yang lain dengan bayangan. Eitss.. jangan salah, bermain bayangan bisa merangsang daya imajinasi dan otak kita untuk menghasilkan sesuatu yang kreatif lho..
Tebak hewan apakah ini ?


MAKAN-MAKAN

Makan malam dengan cahaya lilin malah jadi bisa menambah suasana jadi lebih romantis. Kenapa engga? mumpung lampu sudah mati, yang tadinya ga ada niat romantisan malah jadi 'candle light dinner'. So, ga perlu reservasi dulu ke restoran mahal kan. Jangan khawatir rasa masakan akan berubah, kecuali masaknya juga pas mati lampu, bisa-bisa ketukar garam sama gula.

NGOBROL
Ngobrol adalah cara yang paling tepat untuk menghilangkan kebosanan dan memecahkan keheningan. Eitss.. jangan ngobrolin yang horror kalo ga mau tambah ngeri karena suasananya kan sudah mendukung, gelap gulita, atau bahkan untuk pecinta misteri mungkin mati lampu malah jadi tambahan agar cerita horror tadi semakin kerasa.

TIDUR
Bagi saya tidur adalah alternatif terakhir atau pilihan utama saat mati lampu. Alternatif terakhir bila mata tidak mengantuk atau menjadi pilihan utama karena suasana sudah mendukung. Kelam dan sunyi, so pas buat rileks mengistirahatkan badan. Kalo ga biasa mematikan lampu sebelum tidur, mungkin senter bisa dialihkan menjadi lampu tidur. Tapi, jangan menggunakan lilin sebagai penerang bila ingin tidur, kita tidak tau apa yang akan terjadi saat tidur, bisa jadi kan lilin tadi malah menyebabkan bencana. Dan paling penting, kunci pintu rumah, pintu kamar dan berdoa sebelum kita tidur.

Oyasuminasai....




Kamis, 13 Juni 2013

Pulau Kapo- Kapo (Kapo-kapo Island)

 Welcome in Kapo-kapo island!!
It's one of hidden paradise from West Sumatra..
Here, I'll guide you to know about Kapo-kapo Island specifically :)

Pulau kapo-kapo terletak di daerah Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Sekitar 20 menit dapat ditempuh melalui boat nelayan dari daerah Tarusan, Painan.

Jalan masuk pulau
Jangan harap akan mendapatkan dermaga yang bagus saat akan menuju ke Pulau tersebut. Yang ada malah jajaran hutan bakau akan yang akan kita lalui sebelum menuju daratan. Karena kapal kami tidak bisa melewati perairan yang dangkal di area hutan bakau jadi untuk memasuki pulau itu dengan kapal nelayan- sekoci- jalan.
Dan akhirnya saya tercengang saat tiba di Pulau. Subhanallah, seakan melihat dunia baru, pantai yang indah, sepi, dan damai. Tapi jangan harap sinyal handphone nya penuh, yang ada malahan tanda emergency call.

Di Pulau tersebut terdapat satu mushalla dan beberapa rumah penduduk. Anak-anak SD di Pulau tersebut harus pergi ke pulau yang lain untuk bersekolah karena memang tidak ada SD disana. Ga kebayang bagi saya perjuangan anak-anak tersebut untuk sekolah. Lah wong saya saja harus basah-basahan melewati hutan bakau untuk masuk ke Pulau tersebut.

Pasir putih yang indah, koral di tepi pantai, air laut biru yang luas dipayungi langit biru yang indah, bagi saya ini SEMPURNA. Saya ga muluk-muluk menamakannya hidden paradise. Padahal sebelumnya saya sempat gelisah karena pagi harinya hujan. Saya khawatir cuaca hujan tidak berhenti. Syukur langit disana sangat cerah sehingga betah berlama-lama duduk di atas pasir putih. 

Seashore at Kapo-kapo Island
 Selepas shalat zuhur, kami makan siang diatas rumput diantara pohon-pohon kelapa. Jangan ditanya rasanya, saya yang bukan pecinta ikan bahkan dengan lahapnya makan gulai ikan yang disuguhkan. Sepertinya suasana pulau tersebut menambah selera makan saya. Hap..hap..hap makan dengan lahap :)

Ikan kecil diantara karang
Sebenarnya saya tidak sabar ingin segera menjelajahi pantai disana. Makan siang selesai, kami berpencar. Ada yang foto-foto, mancing, snorkeling, ngobrol-ngobrol dengan penduduk sekitar dan saya tentu saja berjalan di sepanjang pantai. Pasirnya bersih..bersih..bersih sekali. Tapi dari tepi pantai kita tidak bisa langsung berenang karena terdapat jajaran karang sepanjang 10 meter ke arah laut. Saking jernihnya air laut tersebut, kita bahkan bisa melihat ikan-ikan kecil berenang di antara karang. Kawaiii  >.<




So, monggo, kalo mampir ke Sumatera Barat, Pulau ini recomended banget deh buat dijelajahi. Kalo lagi mengunjungi Pulau Cubadak aka Pulau Mandeh (di Pulau ini sudah ada resort yang dikelola orang asing), mampir juga atuh ke pulau Kapo-kapo, cuma sekitar 10 menit dari Pulau Cubadak. Walau basah-basahan masuk ke Pulau Kapo-kapo, tapi kalau sudah sampai sana, ga bakalan nyesel dan ga terlupakan.

Buah apa ya namanya?

Apa yang ganjil dalam gambar ini?

Selasa, 11 Juni 2013

Ghost House (Rumah Hantu) at Padang Fair

Sesuai namanya, Padang Fair merupakan exhibition seputar kota Padang. Stand-stand yang ada tidak hanya dari badan pemerintahan kota, ada juga kabupaten-kabupaten lain di Sumatera Barat, bahkan provinsi-provinsi tetangga. Ada juga stand UKM, makanan, property bahkan kredit kendaraan bermotor. Bertempat di komplek GOR Agus Salim, berdekatan dengan tempat penyelenggaraan Dragon Boat. So, habis nonton dragon boat, marilah kita mampir ke Padang Fair. Seperti kata pepatah, sambil menyelam minum air :)
Reaksi masyarakat kota Padang cukup antusias dalam event ini terbukti dengan susahnya saya berkeliling saking ramainya pengunjung (salah juga sih, malam mingguan ke situ, ya iyalah bakalan ramai).

Namun, walaupun berdesak-desakkan, saya cukup senang, karena saya suka keramaian. Tapi kalo dalam keadaan seperti ini harus waspada sama copet. Ingat kejahatan bukan hanya karena ada niat pelaku, tapi karena juga ada kesempatan. waspadalah..waspadalah!!

Selain exhibition, Padang Fair juga dimeriahkan oleh pasar malam dadakan dan panggung musik. Untuk yang terakhir disebutkan tadi saya kurang tertarik. Yang agak saya sayangkan, kalo ada pasar malam pasti juga ada permainan semacam tebak peruntungan, lempar kaleng dan sejenisnya (menurut saya seperti undian).

Kali ini saya malah mengunjungi rumah hantu. Tentu saja tidak sendirian, berdua dengan sahabat saya, Pute, akhirnya kami membeli tiket dan mencoba uji nyali tersebut. Pute sangat excited ingin masuk rumah hantu tersebut. Saya dengan tampang tidak yakin mengikutinya di belakang. Bukan apa-apa, saya memang penakut, tapi rasa gengsi saya yang ngantri bareng remaja-remaja ababil lebih besar. Umur saya hampir seperempat abad dan masih nyoba masuk rumah hantu, apa kata dunia??

Dua teman kami yang lainnya menunggu di luar, mereka memilih tidak ikut dan duduk istirahat.
And here it is.. kami mulai memasuki lorong yang gelap. Berjalan rombongan dengan remaja labil tadi dan 2 mahasiswi, saya berjalan paling belakang. Maklumlah lorong tersebut hanya bisa dilewati 1 orang.

Saya sedikit khawatir bila saya nanti kaget melihat sosok yang menyeramkan dan.. dugg.. saya jatuh or nabrak sesuatu dan kena lengan atau bahu kiri. Maklumlah, saya baru pulih dari operasi februari kemarin, dan tangan kiri adalah wilayah yang harus saya jaga ke-hati-hati-annya.

Dan sudah seperti saya duga, inilah nyusahinnya anak ababil, baru masuk mereka udah teriak-teriak ga jelas.. Walhasil, salah seorang dari mereka milih balik ke pintu masuk dan yang lainnya ngikut. Perlu dicatat, mereka semua cowok. Saya langsung pasang wajah BT, karena jalannya sempit, saya takut salah seorang dari mereka nyenggol lengan kiri saya. Padahal saya juga sih yang salah, nekat masuk. Dan kalo dipikir-pikir, pas saya seumuran mereka pasti akan bereaksi sama.

Tersisa 4 orang, 2 mahasiswi tadi, pute dan saya. Dan saya tetap paling belakang..

Perjalanan dilanjutkan. Kami melewati lorong-lorong gelap. Terdengar suara orang memukul-mukul seng yang menjadi pembatas lorong di kanan kiri kami.

PRANGG.. TANG.. PRANG..TANGG

Mahasiswi di depan tadi teriak kaget, ternyata ada seseorang yang memakai topeng Ghostface (film Scream). Saya bengong melihatnya. Dan pemandangan hantu-hantu selanjutnya tipikal hantu-hantu Indonesia, kecil, kotor or rambut awut-awutan seperti itu. Cuma anehnya saya hanya terpana. Maklumlah, hantu-hantunya kan di kurung. Tadinya saya pikir bakal ada pocong jalan (upss.. biasanya kan loncat ) or kunti terbang yang diperankan oleh tim kreatif. Tapi, ternyata tidak ada. Cukup kecewa bercampur lega juga sih. Tapi yang membuat ga seru sebenarnya, ya itu tadi, suara-suara..

PRANGG.. TANG.. PRANG..TANGG
Berisik.. seperti berada dalam area proyek pembangunan, or arena pedang..

Perjalanan berakhir, kami menemukan cahaya. Itu artinya pintu keluar dan perjalanan dalam rumah hantu harus berakhir. Dan komentar saya dan Putri pun sama, gitu doang!! ihh berisik banget mukul-mukul dindingnya!! Mungkin maksud tim kreatif agar pengunjung kaget, dan merasakan horor. Tapi yang saya rasakan adalah polusi suara. Mungkin akan horror kalo di putar kaset atau musik-musik kejawen. Yang terpenting adalah saya tidak cedera or bermasalah apapun dengan lengan kiri saya.

Ghostface

Sekian tentang Ghost House, mungkin dengan kejadian ini ada yang bisa diambil hikmahnya. Apa ya hikmahnya? Waspada pada saat keramaian, jaga barang bawaannya, ingat kejahatan bukan hanya karena ada niat pelaku, tapi karena juga ada kesempatan. waspadalah..waspadalah!!

Sabtu, 08 Juni 2013

Dragon Boat : Event Internasional Kota Padang


 Hari ini kota padang disibukkan oleh berbagai macam event, seperti Dragon Boat, Padang Fair, Festival Siti Nurbaya, Tour De Singkarak sampai kunjungan pak Wakil Presiden (kalo yang terakhir ini saya ga tau dalam rangka apa).

Sebagai warga Padang (yang tidak punya KTP Padang), saya cukup excited. Namanya event tahunan, so pasti penasaran kayak apa sih acaranya tahun ini. Belum tentu juga kan saya bakal tinggal di Padang lagi untuk tahun yang akan datang.

Akhir pekan ini, saya sudah memutuskan untuk menyaksikan festival perahu naga or Padang International Dragon Boat Festival XI. Event ini diikuti oleh 27 tim yang bertanding, berasal dalam dan luar negeri. Sedangkan tim dayung mancanegara yang ikut serta kali ini yaitu, Burleigh Fire Dragons Australia, Insaniah Universiy College Dragon Boat Malaysia, Cambodia National Dragon Boat, dan Army Dragon Boat Philippine serta PODSI Indonesia.
  
Acara ini diselenggarakan di Banjir Kanal GOR Agus Salim Padang. Selepas Ashar saya meluncur ke sana dan sudah seperti yang sudah saya duga, sangat ramai sodara-sodara!! tidak mudah mendapat spot yang bagus untuk menonton karena sudah penuh oleh masyarakat yang antusias menyaksikan acara ini. 

Beruntung saya mendapatkan tempat yang pas setelah bolak-balik kesana-kemari. Saya duduk diantara uni-uni dan seorang bapak. Si uni cukup ramah, kami sempat mengobrol dan mengomentari penampilan tim-tim yang akan bertanding. Saat itu 4 tim yang bertanding adalah dari tim Sumbar, tim Agam, tim Bule (saya ga tau negara mana) dan tim DKI. Ketika tim bule tadi naik perahu, sontak uni disebelah saya tadi nyeletuk penampilan mereka yang besar-besar.

Kok taka iko badannyo, kalahlah urang awak. Caliaklah tadi urang awak ngeneang-ngeneang kan? 
(Kalo badannya seperti ini, orang kita bisa kalah. Coba lihat orang sumbar td badannya kecil-kecil kan?)

Saya tersenyum mengiyakan. Saya saja sempat cemas saat bule-bule tadi naik perahu, takut ga muat sama badan mereka yang besar-besar, he..he..he.. Tapi dugaan saya salah, muat kok, he..he..he..

Saat tim bule berangkat menuju garis start dari dermaga, para penonton bersorai dan tepuk tangan. 
Loh..loh.. ada yang ganjil, saat tim sumbar maupun agam tadi berangkat menuju start, cuma diliatin aja.


Sayangnya saya langsung pindah tempat duduk sebelum lombanya dimulai. Si bapak tadi mulai merokok dan tentunya asap rokoknya pas berhembus ke arah saya yang duduk di sebelahnya. Benar-benar mengganggu kesenangan saya. Terpaksa pindah deh, padahal saya sudah punya teman ngobrol yang asyik, ya si uni tadi.

Selanjutnya perlombaan dimulai, masing-masing tim saling beradu kecepatan dalam mendayung perahu naga menuju garis finish. Sorak-sorai dukungan dari penonton pun memeriahkan. Dan penonton pun satu suara, mereka meneriakkan "Sumbar!! sumbar!"
hmmm.. tadi pas bule berangkat menuju start dari dermaga diberi tepuk-tangan, tapi dalam race yang race sesungguhnya pastinya mendukung bangsa sendiri dong!

Saya pun tidak kalah excited berteriak "Ayo Indonesia!!" loh..loh.. kan ga ada tim Indonesia di situ. Yang ada Sumbar, Agam dan DKI. Terserahlah yang menang, yang penting dari Indonesia.

Ok.. akhirnya tim DKI yang menang dari race tersebut. Walaupun badannya kecil-kecil tapi kecepatannya oke punya, Bahkan tim bule tadi urutan ke-3 dalam race tersebut. Tapi tetap saja, saat tim bule turun dari perahu, para penonton tepuk tangan, he..he..he..

Saya melirik Hp dan terdapat pesan dari teman saya kalo mereka sudah tiba dan duduk di tempat yang berbeda. Dan saya mulai melakukan pencarian, syukur ketemu :)
Akhirnya saya dan teman-teman melanjutkan menonton pertandingan perahu naga sampai 4 kali racing, dan tidak lupa foto-fot pastinya. Pertandingan berakhir seiring dengan tenggelamnya matahari sungguh suasana yang sejuk. Tapi perut ini sudah lapar. Baiklah mari kita isi perut ini dan shalat maghrib juga pastinya. 


Next.. saya mau cerita tentang Padang Fair dalam entri berikutnya..
Berhubung belum sempat mindah-mindahin foto-fotonya, jadi foto yang diposting hasil pencarian google. 






Kamis, 06 Juni 2013

Saya Terlahir kembali












Saya terlahir kembali...
Kenapa bisa??

Mungkin seharusnya saya sudah mati
Kejadian-kejadian sebelumnya terputar kembali
Saya yang mencelakakan diri ini sendiri
Tanpa intervensi yang lain
Dalam keadaan sadar

Tuhan berkata lain..

Mungkin belum saatnya
Saya tersadar
Saya belum pantas untuk kembali
Apa saya sanggup mempertanggungjawabkan semuanya jika saya pergi?
Bahkan saya belum siap untuk itu
Saya takut
Saya lemah
Saya Pengecut
Saya bahkan tidak tahu tentang diri saya sendiri

Rabb.. tolong hamba
Lindungi hamba
Beri hamba petunjuk
Beri hamba kekuatan

Dan saya terlahir kembali

(Padang.. dalam peraduan seorang hamba)

Senin, 20 Mei 2013

Awal yang Baru




Dalam sebuah perjalanan, kita boleh beristirahat sejenak untuk memulihkan energi yang telah digunakan dan akhirnya melanjutkan perjalan itu kembali.

Sudah 2 tahun berlalu sejak entri terakhir diposkan. Saya sempat terlupa. Kalau diibaratkan sebuah rumah, mungkin blog ini sudah diisi sarang laba-laba, debu yang menebal, catnya terkelupas sehingga tidak nyaman untuk ditempati terlebih lagi dikunjungi.

Yahh.. saatnya rumah itu dibersihkan, dicat ulang, didekorasi kembali agar tampil menarik. Saatnya berbenah dan memulai. Seperti kata-kata penyemangat yang selalu saya pakai, Perjuangan selalu ada awal namun tiada berakhir..

Seperti perjalanan, bila sudah sampai di tempat tujuan, selanjutnya beralih ke perjalanan yang baru sehingga akhirnya kita dapatkan kawan baru, pemandangan baru dan yang paling berharga adalah pelajaran hidup dari perjalanan itu.